Cara Memilih Lovebird Calon Juara

Diposting pada

Salam sobat kicau maniak – para penghobi ekekek lovebird di nusantara, kali ini kita kembali akan membahas bagaimana memilih lovebird yang baik dan dapat anda jadikan acuan dan parameter untuk memilih jenis lovebird mana yang pantas dan cocok untuk anda mainkan dilapangan.

Jika anda bukan peternak / penangkar lovebird yang sudah teruji dan terbukti kualitasnya ada baiknya, anda memilih lovebird langsung ke penangkar atau kerabat terdekat anda terlebih dahulu. Selain menjalin tali silaturahim antar kicau sesama teman, dan yang pasti teman / kerabat anda pasti memberikan pilihan yang terbaik atau lovebird prospek yang pantas untuk anda tentunya.

burung-lovebird

Teknik Menyortir Lovebird Yang Bermutu

1. Genetik

GenetikGenetik adalah darah keturunan atau silsilah dari keluarganya yang memiliki pewaris yang sama dari indukan sebelumnya. Gen ini sangat berperan penting untuk menentukan lovebird prospekan dan trah yang berkualitas dari jenis indukannya masing-masing. Persentase Gen yang baik sudah memiliki modal awal tentunya sekitar 65% dan 35% tahap perawatan dan pelatihan / settingan untuk menjadi lovebird juara yang di harapkan.

 

Karena itu syarat pertama untuk mendapatkan lovebird calon juara adalah mengetahui gen / kualitas indukannya terlebih dahulu, lovebird indukan yang sebelumnya adalah lovebird yang sering meraih piala (tropi) dan juara terbaik, sudah pasti anakan yang akan dihasilkan nantinya akan menjadi pewaris yang berkualias baik pula.


2. Mental

MentalSyarat yang berikut adalah melihat gerak-gerik dan karakter dari sifat yang baik adalah lovebird mempunyai mental yang kuat dan baik tentunya. Ciri lovebird memiliki mental yang baik adalah burung lovebird sering berkicau dimana saja, di tempat mana saja walaupun dalam kondisi ramai, sepi tetap saja berkicau bahkan ngekek – ngekek panjang dengan birahi yang cukup stabil.

Baca selengkapnya :  Cara Menjinakan Burung Gelatik Batu Giras dengan Mudah

Burung tidak grabakan dan tidak takut dengan hiruk pikuk gerakan manusia maupun burung lainnya atapun sejenisnya. Burung lovebird yang memiliki mental baik juga akan memudahkan anda tentunya dalam hal perawatan dan pemeliharaan sehari-hari dibandingkan dengan lovebird yang mentalnya kurang baik.

Dengan gambaran disini, penulis memilih lovebird bakalan dengan durasi suara yang masih pendek, akan tetapi lovebird memiliki mental yang sangat baik daripada memilih burung lovebird yang sudah ngekek dengan durasi panjang akan tetapi memiliki karakter mental yang kurang baik.


3. Umur

UmurBurung lovebird mulai belajar berkicau / berbunyi pada saat umur 2,5 sd 3 bulan. Jadi ada baiknya jika anda membeli atau memilih burung lovebird pada umur-umur tersebut yang dapat dijadikan parameter. Tujuannya, agar dapat memantau kondisi mental lovebird yang dapat di lihat dari intensitas kicauannya yang rajin bunyi.

Kenapa harus disarankan memilih lovebird yang masih di bawah usia / balibu ?.
Ada banyak kelebihannya kita memilih anakan lovebird paud / balibu dibandingkan dengan lovebird yang sudah mapan (dewasa). Yang pastinya harga lovebird anakan (paud) lebih murah harganya dibandingkan dengan lovebird dewasa.

Namun anda juga dapat melatih burung lovebird bakalan dengan setting dengan perawatan yang sesuai dengan karakter burung tersebut. Dengan begitu pemilihan untuk lovebird balibu / lovebird paud dapat menjadi alternatif yang sangat baik sekali untuk mendapatkan lovebird calon juara.


4. Ciri Fisik

Ciri-FisikKriteria lainnya yang dapat anda jadikan sebagai parameter adalah ciri fisik. Hal terpenting saat memantau burung lovebird diharuskan harus sehat fisik (normal) dan tidak boleh ada yang cacat.

Lovebird calon juara memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut : yang dimana lovebird memiliki alis yang tebal, postur badan seperti itik, dan sayap yang menggapit silang – menyilang dengan kriteria diatas penulis dapat menyimpulkan lovebird yang seperti ini adalah lovebird yang mempunyai kualitas terbaik untuk dapat menjadi juara dilapangan.


5. Jenis Kelamin

Jenis-KelaminDi kontes burung lovebird, pada awalnya sempat muncul asumsi bahwa lovebird yang unggul diarena dengan mengeluarkan suara yang rajin bunyi dan dapat stabil mengontrol birahinya adalah lovebird berjenis kelamin betina (perempuan), namun menurut penulis, pendapat ini kurang tepat.

Baca selengkapnya :  Inilah Standar Penilaian Gantangan Burung Kacer

Ada baiknya untuk burung lovebird gacoan anda untuk di latih dan dirawat menjadi burung lapangan kontes adalah burung berjenis kelamin jantan tentunya.

Namun pada saat ini lovebird yang berjenis kelamin jantan lebih banyak dan sering diburu oleh para penghobi kicau lovebird untuk dirawat dan dijadikan sebagai burung lomba (kontes) dilapangan.

Artinya kedua jenis kelamin baik jantan dan betina memang sama-sama memiliki prioritas dan layak untuk sama-sama diikutsertakan dalam arena lomba (kontes) dengan tetap memperhatikan faktor genetik dan mentalnya.


6. Setingan

SettinganSetingan adalah sebagian dari perawatan yang dimana kita diharuskan mengetahui terlebih dahulu karakter dari burung lovebird anda. Jika anda membeli lovebird yang suaranya sudah cukup sudah siap untuk di trek di arena lapangan (lomba) kontes lovebird, metode settingan ini sangat mempengaruhi gaya dan kinerja burung ketika digantang di arena kontes nanti.

Hal ini sangatlah penting karena berdasarkan pengalaman penulis, perawatan settingan / rawatan lovebird berbeda-beda, bahkan bisa dibilang tidak bisa disamakan dan perlakuan yang sama persis. Berbeda dengan lovebird satu dengan yang lainnya. Jika anda sudah menemukan settingan yang tepat dan pas untuk burung lovebird jagoan anda, ini akan menjadi satu kunci utama keberhasilan untuk dapat meraih juara.

Untuk mencari setelan / settingan bukanlah hal yang mudah. Butuh proses waktu yang cukup lama, human eror, dan masih banyak permasalahan yang pastinya anda temukan nanti ketika proses perawatan yang maksimal. Akan tetapi para penghobi kicau maniak khususnya untuk para pemain lovebird tidak akan menyerah. Dan bahkan settingan di jaman sekarang ini sangat unik-unik dan aneh-aneh.

Baca artikel terkati seputar burung love bird

7. Kesehatan Dan Kondisi Fisik Burung

Kesehatan-Dan-Kondisi-Fisik-BurungKriteria terpenting dalam hal memilih burung lovebird adalah kondisi kesehatan dan fisik burung. Jika dianalisa dan dilihat langsung. Burung dari kepala sampai ujung kaki burung tidak ada yang cacat dan dalam terbang dan gerakannya lincah, mata segar dan rajin bunyi.

Menandakan burung tersebut memiliki ciri fisik dan kondisi yang sehat. Berikut penjelasan lebih lengkapnya dibawah ini :


  • Burung lovebird harus dalam kondisi sehat, dengan kondisi bulu yang rapih dan halus – kering dan bercahaya (bulu tidak kusam).
  • Ketika sebelum membeli burung lovebird, perhatikan juga ada tidaknya bulu yang rontok dibagian tubuh tertentu, pasalnya jika ada bulu yang rontok ada gejala serangan parasit / virus (penyakit).
  • Perhatikan juga bulu yang ada dibagian anus lovebird – bulu yang kering tidak ada kotoran yang menempel dibulu anus, ini adalah merupakan tanda kesehatan pencernaan pada burung lovebird.
  • Wajah tampak segar, tidak lesu, serta mata cerah dan bersih bersinar tidak berair.
  • Perhatikan juga pada bagian kaki burung lovebird, pastikan kondisi kaki mencengkram tangkringan dengan kuat dan normal tampak kekar.
  • Perilaku lovebird yang sehat adalah burung yang lincah dalam beraktifitas (rajin gerak) – dan rajin berkicau. Jangan anda membeli burung lovebird yang tampak lesu, lemas, dan kurang bergairah yang kondisinya hanya diam di satu titik tangkringan saja.

Semoga artikel cara memilih lovebird ini dapat bermanfaat dan membantu anda untuk mencari memilih burung yang cocok dan sesuai dengan keinginan yang diharapkan untuk menjadi lovebird juara.