Cara Mudah Merawat Anakan Burung Cendet Yang Masih Lolohan

2 min read

gambar-anakan-cendet-jantan

Burung Cendet atau banyak orang yang menyebutnya burung Pentet adalah sebuah burung yang memiliki ukuran yang lumayan besar untuk burung jenis kicau, Besar dari burung ini kurang lebih hampir sama seperti Burung Kacer.

Burung ini termasuk burung yang terpopuler di indonesia, karena Cendet memiliki keistimewaan yang sangat luar bisa dari suaranya kicauannya yang unik dan sangat merdu. Dan burung ini mampu menirukan suara jenis burung ocehan lainnya.

Populasi dan penyebaran burung ini masih banyak dan berlimpah di alam liar, akan tetapi budidaya burung cendet masih sangat sulit di karenakan jumlah penangkar dari burung pentet ini masih sangat sedikit sekali.

Untuk memelihara burung cendet/pentet ini dari anakan tidaklah mudah bagi seorang pemula, Banyak sekali orang mengeluh jika memelihara burung cendet putih ini dari bayi karena burung ini sangat mudah sekali mati jika kita tidak terbiasa dan tidak tau perawatan burung cendet yang masih bayi atau masih lolohan. Berikut gambar anakan cendet jantan :

gambar-anakan-cendet-jantan

Nah disni kami akan berbagi tips untuk merawat burung cendet yang masih loloh sampai bisa makan sendiri. Bagi anda yang belum tau cara cara merawat anakan burung cendet marilah kita belajar bersama sama di tutorial yang akan kami bagikan kali ini.

Trik mengasuh bayi burung yang masih diloloh

Makanan Yang dibutuhkan

  • Untuk makanan burung cendet yang masih anakan biasakanlah dengan memberikan bubur yang terbuat dari Voer yang dibasahi dan dicampur kroto agar burung mendapatkan asupan vitamin yang cukup.
  • Buatlah takaran adonan yang pas. Sehingga tidak membuang buang adonan yang sudah jadi, Karena bila tidak langsung habis dalam setiap memberikan makanan. adonan tidak bisa bertahan lama dan adonan akan segera basi.
  • Voer yang diberi air lama kelamaan akan menjadi bubur aduk hingga lumer, ambil dengan lidi atau pipet kemudian lolohkan atau suapkan pada anakan cendet. Durasi pemberian pakan adalah setiap 2 jam sekali.
  • Berikan makan sampai burung tampak kenyang atau puas dengan tanda burung tidak lagi bunyi kiyek kiyek atau miyik, sekitar 4 atau 5 kali suapan.
  • Anak burung cendet yang belum bisa makan kasar jangan dulu diberi jangkrik hidup, kecuali tepung jangkrik yang dicampur dengan bubur buatan tadi, atau jangkrik yang sudah dibuang kaki dan kepalanya.
  • Agar burung mau belajar makan sendiri setelah burung tampak berbulu dan bisa terbang adalah dengan memberi Ulat Kandang yang dicampur dengan Voer halus atau voer kecil-kecil.
  • Burung cendet yang dirawat dari anakan, praktis akan lebih cepat makan sendiri dan makan voer, selain itu burung juga bakal lebih jinak.
  • Biasakan adonan bubur dari voer yang telah di suapkan diletakkan di dalam sangkar, kemudian di suapkan saat jam makan. agar burung tahu bila wadah itu adalah wadah pakannya.
  • Adonan bubur jangan diberikan sampai sore, Adonan pagi hanya untuk pagi hingga siang, Sementara siang sampai sore harus buat adonan baru, agar burung tidak memakan voer basi.
  • Voer yang sudah basi dapat mengakibatkan burung sakit dan akhirnya mati.
Baca selengkapnya :  5 Jenis Burung Kenari Dan Harganya

Persiapan Kandang

a. Kandang Pembesaran

Kandang pembesaran ini berfungsi untuk membesarkan anakan burung cendet, yang sudah dipisah / di sapih oleh indukannya, namun ukuran kandang ini harus disesuaikan dengan jumlah anakan tersebut, bertujuan agar burung tidak terlalu kesempitan atau kelebaran di dalam ruang / kandang tersebut.

Untuk anakan yang masih diloloh dengan bantuan manusia, maka kandang pembesaran berupa inkubator denga lampu penghangat agar anakan burung cendet terasa hangat aman dan nyaman.

b. Kandang Pendewasaan

Kandang pendewasaan bertujuan untuk memudahkan pemeliharaan cendet yang masih remaja (bahan) hingga dewasa. Kandang ini bisa di isi lebih dari satu burung cendet remaja, untuk ukurannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah dari anakan cendet.

gambar-cendet-betina

gambar cendet betina

Pemasteran anakan burung pentet

Dalam masa pertumbuhan, atau burung masih anakan / piyik. Bagi para penghobi kicau sangatlah senang untuk memeliharanya, karena ada tujuan tertentu yang dimaksud masa-masa emas untuk dimasteri (mastering) dengan materi suara-suara yang bagus dan di sesuaikan dengan keinginan pemiliknya.

Karena dimasa – masa ini burung anakan lebih mampu dan sangat cepat untuk menerima suara isian yang kita berikan. Ada 2 cara metode pemasteran burung cendet, yang pertama menggunakan suara burung asli. Dan yang kedua dengan suara audio mp3. Dalam proses pemasteran baiknya sangkar burung di krodong, agar tetap terasa nyaman dan hanya menyimak suara-suaranya saja. Pemasteran menggunakan suara audio harus rutin setiap hari 24 jam, dengan teknik pemberian suara jangan terlalu sering menggonta-ganti suara burung lainnya, yang nantinya burung akan bingung.

Agar lebih maksimal hasilnya ada baiknya, anda ingin memberikan 3 jenis suara yang inginkan. Masteri selama satu bulan penuh dengan durasi 24 jam seharian dengan satu jenis suara kicau terlebih dahulu, lalu dibulan ke 2 (selanjutnya) berikan materi isian yang berbeda, Catatan : satu jenis masteran untuk lama mastering 1 bulan.

Baca selengkapnya :  Inilah Keistimewaan Burung Rambatan, Beserta Harga Dan Suara

Itulah tips yang dapat kami berikan mengenai perawatan anakan burung pentet yang masih diloloh. semoga dengan tips di atas dapat bermanfaaat untuk anda semua.