Rahasia Sukses Beternak Burung Jalak Bali

Diposting pada

Jalak bali masih berkerabat dengan burung jalak suren, sama-sama masuk dalam golongan jenis keluarga burung jalak-jalakan. Jalak Bali merupakan burung endemik yang awal habitat asalanya hanya berasal dari pulau bali dan hanya dapat ditemukan dipulau tersebut.

ternak-jalak-bali

Populasinya di alam liar telah mendekati kepunahan, karena pemburuan. Oleh karena itu saat ini jalak bali termasuk hewan yang dilindungi. Sehingga untuk memelihara maupun menangkarnya harus memiliki izin / sertifikat BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alama). Jalak bali dapat di temukan dipinggir hutan, yang dekat dengan sumber mata air, di semak-semak, ditepian sungai di kaki bukit dan di perkebunan.

Karena populasinya mendekati kepunahan, maka tidak heran harga burung yang satu ini sekarang melambung sangat tinggi (mahal). Meskipun demikian, tidak sedikit orang yang menyukai dan memelihara jalak bali sebagai burung peliharaan, karena burung ini memiliki pesona yang sangat indah dengan kicauannya yang merdu.

harga jalak bali 2019 untuk anakannya yang dijual di penangkaran bisa sekitar 5 – 10 juta rupiah, per ekornya. Jika dilihat dari analisa peluang usaha budidaya burung jalak bali ini sangatlah menjanjikan dan memiliki prospek yang sangat baik. Tidak ada salahnya jika anda untuk mencoba dan belajar bagaimana cara beternak burung yang satu ini. Simak ulasan selengkapnya disini!.

Cara Mudah Budidaya Jenis Burung Ini

ternak-jalak-bali-koloni

Burung jalak bali termasuk golongan jenis hewan omnivora, yaitu pemakan segala. Baik serangga maupun buah-buahan yang paling disukainya. Ada baiknya jika diberikan pakan tambahan voer untuk melengkapi gizi, nutrisi dan mineral yang sangat baik untuk tubuh burung ini. Agar selalu sehat, dan rajin berkicau.

Baca selengkapnya :  Cara Ampuh Pulihkan Mental Burung Murai Batu

Burung ini memiliki ciri khas, yaitu bulu yang bewarna putih dengan ujung ekor pada sayapnya bewarna hitam, serta selaput alis matanya bewarna biru terang yang sangat unik dan istimewa.

A. Seleksi indukan burung jalak bali

Dengan memilih indukan yang berkualitas baik, otomatis anakan yag akan dihasilkan nanti akan mempunyai kualitas baik pula tentunya. Burung jalak bali siap kawin pada usia 18 bulan untuk induk betina. Namun untuk jalak bali jantan sekitar 2 – 3 tahun.

Ciri induk jantan dan betina jalak bali sebagai berikut : Ukuran tubuh dan kepala burung jalak bali betina tentunya lebih kecil jika dibandingkan dengan jalak bali jantan. Serta Jambul jalak bali betina lebih pendek. Dan Jambul jalak bali jantan lebih panjang.

Ciri indukan jalak bali yang berkualitas adalah sebagai berikut : Memiliki nafsu makan yang baik, serta birahi yang stabil. Matanya bersih, lincah dan aktif, bentuk tubuh normal dan tidak cacat.

Dubur bersih, bulu cerah, bersih, rapih dan tidak rontok. Hal yang paling utama burung indukan yang rajin berkicau (gacor).

B. Proses reproduksi burung jalak bali

Burung jalak bali yang akan dijodohkan sebaiknya burung yang sudah mapan dan tergolong sudah siap kawin. Sudah cukup umur. Cara menjodohkannya ada dua cara yaitu :

1. Dengan sistem koloni

Penjodohan dengan menggunakan sistem koloni ini, dilakukan sejak burung jalak bali masih remaja, Dengan sistem ini harus membutuhkan banyak jumlah indukan di dalam kandang yang disatukan bersama-sama, agar bertujuan burung mencari pasangan yang menurutnya yang cocok dan jodohnya.

2. Dengan sepasang indukan pilihan

Penjodohan yang dilakukan dengan menempatkan calon indukan jalak bali betina, dari calon indukan jalak bali jantan, pada sangkar yang berbeda dan diletakan berdekatan. Dengan tahapan ini bertujuan untuk pengenalan jantan dan betina agar dapat berjodoh. Masa pengenalan ini berlangsung selama 3 – 9 hari.

Baca selengkapnya :  Apa Itu Burung Punai Berikut Penjelasan Makanan, Harga, Suara

Selama proses ini anda dapat melihat tingkah laku dan prilaku kedua burung tersebut, jika ada tanda-tanda kedua burung berjodoh : jika pada malam hari saat burung beristirahat keduanya tidur saling berdekatan di ujung sangkar masing-masing, terlihat akur dan tidak emosional untuk berkelahi, serta burung lebih rajin berkicau dan sahut-sahutan menunjukan kode bahasa tubuh yang berarti sepasang indukan pilihan anda 80% bisa berjodoh.

Namun sebaliknya jika kedua burung tidak menunjukan perilaku seperti yang telah dijelaskan diatas, berarti kondisi burung belum siap untuk di kawinkan atau tidak berjodoh.

Catatan : Jika burung yang tidak berjodoh di dalam satu sangkar/kandang ternak, prilaku jalak jantan dan betina bisa berkelahi. Dan harus segera dipisahkan, karena dapat menyebabkan kematian pada jalak bali betinanya.

Setelah kedua burung ini berjodoh, boleh disatukan didalam kandang penangkar (ternak) kembali untuk melanjutkan proses perkawinan dan ketahapan selanjutnya, sepasang burung jalak bali ini akan kawin dan tidak berapa lama akan bertelur. Tidak selang berapa lama indukan betina pasti akan membuat sarang dan bertelur, proses pengeramana telur memakan waktu selama 14 hari (2 minggu), setelah telur sudah menetas kemudian indukan meloloh burung piyikannya (anakan). Pada waktu pemisahan anakan dengan induknya baiknya dalam waktu 1 minggu baru boleh di sapih / dipisahkan.

Jika anakan jalak bali sudah dipisah dan dimasukan ke kandang khusus, baru perawatan intensif dilakukan untuk membesarkan anakan burung ini. Karena di masa perkembangan ini anakan burung sangat sensitif dan mudah mati.

Berikan perlakuan khusus dan pantau selalu perkembangan anakan burung jalak bali ini, dalam pemberian pakan burung harus rajin di sepet menggunakan alat suntikan yang ujungnya diberikan karet pentil yang aman saat melolohnya. Agar anakan mendapatkan asupan yang baik, berikan voer basah yang dicampur dengan kroto atau jeroan jangkrik agar dapat membantu proses perkembangan tubuh burung dan melengkapi gizi, vitamin dan mineralnya agar selalu sehat.

Baca selengkapnya :  Inilah Keistimewaan Burung Unta Yang Belum Anda Ketahui

Panen anakan burung jalak bali ini, biasanya tergantung permintaan pasar. Mulai anakan yang masih diloloh berumur sekitar 2 minggu, hingga anakan berumur 1 – 3 bulan.

C. Analisis usaha budidaya burung jalak bali

anakan-burung-jalak-bali

Berikut akan dijelaskan secara rinci, tentang analisis usaha burung jalak bali dengan panen anakan burung ini yang masih berusia 1 bulan dengan membeli 2 pasang indukan, jalak bali siap kawin.

Biaya investasi
Pembuatan kandang : Rp 3.000.000-
Pembelian induk burung jalak bali 2 pasang @ Rp 29.000.000-
Total : Rp 61.000.000-

Biaya operasional
Pakan : Rp 2.000.000-
Biaya Obat/lain-lain : Rp 1.000.000-
Total : Rp 3.000.000-
Jumlah Modal Awal : Rp 32.000.000-

Prakiraan Panen setelah dua bulan dipelihara :
Tiap Pasang menghasilkan 2 anakan, harga anakan jalak bali berumur 1 bulan Rp 7.500.000- per ekor maka 2 x 2 @ Rp 7.500.000- : Rp 30.000.000-

Pendapatan = Rp 30.000.000-
Pengeluaran = Rp 3.000.000-
keuntungan ternak jalak bali = Rp. 27.000.000-
BEP = tiga kali panen

Demikian informasi yang dapat kami berikan tentang cara beternak (budidaya) burung jalak bali bagi pemula dengan mudah. Dengan adanya gambaran seperti ini akan dapat memudahkan anda untuk mengambil spekulasi / keputusan dalam usaha dan bisni ternak burung jalak bali ini. Kiranya semoga dapat bermanfaat.