Mengenal Jenis Burung Branjangan, Habitat, Makanan, Suara

Diposting pada

Bagi para penghobi kicau, siapa tidak kenal dengan burung yang satu ini, yang memiliki kerabat begitu banyak, termasuk Alaudidae dengan golongan jenis yang lainnya. Burung ini termasuk burung tanah, yang dalam istilah asingnya ‘bushlark’ yang artinya burung semak kecil yang periang.

Jika sudah musim berkembang biak tiba, biasanya pada bulan maret sampai september, maka dari bulan maret ini sampai agustus, burung branjangan ini cepat sekali untuk melakukan perkawinan dan bertelur hampir tiap bulannya.

burung-branjangan

Burung kicau jenis branjangan ini merupakan salah satu burung yang bersuara merdu dan sangat pandai untuk menirukan suara burung ocehan yang lainnya. Meskipun sesungguhnya suara alasan (lagu asli burung itu di alam) suara dasarnya hanya berbunyi “tit”, “cek”, atau “cik” dan “tir”.

Di alam bebas burung burung ini suka terbang dengan cara memanjat terus membumbung keatas, sembari berkicau sampai tidak terlihat, dan tiba-tiba sudah meluncur sampai ke dasar tanah kembali.

Sebelum anda memelihara burung branjangan ini, ada baiknya anda harus mengetahui terlebih dahulu informasi dari burung jenis ini, berikut kita simak ulasannya sebagai berikut !.

Memahami lebih dekat burung ini yang belum anda ketahui


Habitat dan Ciri

Habitat burung branjangan ini sangat menyukai tempat-tempat yang kering di kawasan (ladang) tanah yang gersang atau setengah kering, rumput stepa dan kawasan berbatu karang dan gunung pasir. Biasanya jika di jawa jika musim tebang tebu dan musim panen petik kedelai, burung ini sering muncul dan membuat sarang ditempat-tempat yang kering dan bebatuan.

Baca selengkapnya :  Download Suara Anis Kembang Gacor Ngerol MP3

Burung branjangan ini tergolong burung petengger (passerin) diatas batu ini, berasal dari benua Asia dan Afrika. Namun untuk diwilayah indonesia burung ini mudah berkembang biak didaerah jawa, irian jaya, kalimantan selatan, nusa tenggara dan bali. Salah satu jenis branjangan yang sering dipelihara oleh para hobiis dan sangat terkenal di indonesia adalah jenis Mirafra Javanica.

jantan-dan-betina

Ciri khas dari burung ini, ciri-ciri jantan bisa dilihat dari warna tubuhnya, coklat agak tajam dan bulunya tebal. Begitu pula warna paruhnya hitam mengkilat. Jika bertemu burung sejenis muncul jambul dikepalanya agak panjang dan lebih gagah dari postur fisik saat berdiri tegak.

Namun untuk ciri burung branjangan betina warna bulunya agak kusam, betina juga memiliki jambul yang sama dengan jantan. Dan sangat sulit memang untuk dibedakan, sehingga jangan sampai terkecoh untuk dapat memperhatikan dengan seksama dan membedakannya jambul burung branjangan betina lebih pendek dibandingkan dengan yang jantan. Volume suaranya memang sama-sama keras, akan tetapi suara betina terdengar terputus-putus dan kurang variasi kicauannya.

Untuk membedakan jenis kelamin branjangan, bisa juga dilihat dari paruhnya. Pada branjangan jantan, paruh bagian bawah terlihat putih atau terang. Serta untuk branjangan betina terlihat lebih gelap atau hitam kecoklat-coklatan.


Makanan yang dibutuhkan

makanan burung branjangan selain menyukai biji-bijian milet, tanaman padi, serangga atau invertebrata lain, walang jangkrik maupun kroto. Burung branjangan ini juga memerlukan makanan yang variatif sehingga dapat memenuhi kecukupan nutrisi, vitamin dan mineral di dalam tubuhnya.

Yang termasuk mineral yang diperlukan burung branjangan ini adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, lodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium, Cholorin dan Kalium.

Dengan asupan yang makanan, vitamin dan mineral yang telah disebutkan adalah sangat baik jika terpenuhi dengan sempurna agar burung branjangan selalu sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta lebih rajin berbunyi (berkicau) tentunya.

Baca selengkapnya :  Memahami Karakter Lovebird Pasbir Beserta Harga Terbaru 2020

Suara khas kicau burung ini

Keunggulan burung yang satu ini memiliki Kicauannya yang enak didengar, selain itu kelebihan lainnya yang tidak dimiliki oleh burung yang lainnya adalah kemampuan berkicaunya sembari hovering (terbang di tempat). Burung ini tergolong jenis burung yang pintar dan pandai menirukan suara burung lainnya dengan cepat.

suara-burung-branjangan

Suara burung branjangan jantan selalu mengembangkan jambulnya di kepalanya saat berkicau dan tidak jarang sambil mengapung di dalam sangkarnya. Namun ada kelemahan yang dimiliki oleh burung ini, branjangan sangat mudah stres jika dibawa berpergian, dikarenakan dengan kondisi fisiknya mudah drop dan labil. Pada fase pasca mabung biasanya burung yang satu ini sering mengalami macet bunyi.

Bagaimana penasaran dengan suara burung ini ?.

Berikut kami sajikan suara burung apung masteran branjangan auido mp3 yang dapat anda download secara gratis disini.

suara branjangan gacor istimewa – Download link disini


suara branjangan gacor mewah – Download link disini


suara burung branjangan jawa – Download link disini


suara pancingan branjangan macet bunyi – Download link disini


Biasanya bagi para hobiis kicau mania yang sangat menyukai burung ini untuk menjadikannya sebagai suara isian ataupun masteran burung ocehan lainnya. Bagi anda yang ingin memelihara burung satu ini setidaknya anda harus merogoh kocek yang relatif mahal untuk harga burung branjangan gacor saat ini untuk jenis jawa yang sudah dewasa sekitar 1 – 2 juta. Sedangkan untuk burung bahan ataupun lokal masih tergolong murah sekitar 150 – 250 ribu.

harga burung branjangan memang tidak menentu, dikarenakan burung satu ini sudah sangat sulit untuk ditemukan populasi dan keberadaannya, baik di pasar burung maupun yang dipelihara. Jadi wajar saja kalau burung ini sangat dicari karena termasuk burung yang langka saat ini.

Baca selengkapnya :  Kolibri Macet Bunyi? Atasi Dengan Cara Terapi Ini (Terbukti Ampuh)

Berikut sedikit ulasan tips merawat burung branjangan, ketika memberi pakan, usahakan jangan memberinya secara langsung dengan tangan, karena nantinya burung ini akan mudah menjadi jinak. Hal ini tidak menguntungkan bagi para hobiis yang ingin mencetak burung branjangan ini sebagai burung kontes.

Bubukan batu bata ini harus sering diganti, minimal sepekan sekali. Kandang harian tidak perlu dikrodong setiap malam. Akan tetapi burung branjangan ini juga perlu dilatih dikrodong agar tidak grabak-grubuk dan nantinya akan terbiasa secara perlahan-lahan, jika sudah terbiasa dengan krodong ini sangat baik untuk perawatan kedepannya nanti.

Demikian informasi yang dapat kami berikan seputar burung branjangan yang kini menjadi trend bagi para hobiis di seluruh belahan dunia khususnya di wilayah indonesia, agar dapat menambah wawasan yang kiranya dapat bermanfaat.