Menyiapkan Pleci Ke Kontes

Diposting pada

Walaupun si kacamata mudah didapat serta perawatannya cukup mudah dan cepat berkicau, nyatanya tidak semua penggemar yang memeliharanya bisa menjadikan burung unggulan dan dapat mengikuti kontes lomba burung berkicau dilapangan.

Para penikmat burung kicauan harus memiliki daya tangkap untuk mengetahui burung dengan kualitas yang bagus. Selain itu, mereka yang sering dan berpengalaman menjajakan lika-liku dilapangan / arena kontes bagaimana caranya dan harus berupaya serta berusaha agar burung pleci peliharaannya bisa memiliki predikat yang layak untuk diikutsertakan dalam kontes.

pleci-kontes

Tren kontes pleci diberbagai daerah masih terus berlanjut sampai saat ini, malahan semakin bejubel dan banyak penggemarnya, namun tidak sedikit bagi para pleci mania yang merasa bingung dan kecewa dengan burung kacamata ini yang telah dirawat dan dibawa ke arena kontes dengan hasil yang nihil dan tidak memuaskan. Hal itu lebih cenderung burungnya tidak bisa tampil dengan baik dengan alasan yang kurang dipahami oleh si pemiliknya sendiri.

Jika boleh disimpulkan, burung pleci jika tidak bisa tampil dengan maksimal itu disebabkan oleh majikan / sipemilik burung pleci itu sendiri, yang terlalu bernafsu dan tidak sabar dalam mengasah kemampuan pleci miliknya sendiri sebelum dikonteskan. Sebagai dasar, tingkat kerajinan pleci yang mau berkicau di sepanjang harinya, belum tentu menjadi jaminan burung akan mau kerja dan tampil baik jika berada di gantangan.

Selain itu, ada hal lain yang perlu diperhitungkan dan dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu kesiapan fisik dan mentalnya.

A. Kriteria Penilaian Dasar

Pemilik pleci harus mengetahui kriteria dasar penilaian lomba, kriteria dasar tersebut sangat penting untuk diketahui agar perawatan burung bisa terfokus pada hal-hal yang menjadi poin utama dalam penilaian.

Lomba burung berkicau adalah lomba burung yang sedang berkicau dan bernyanyi atau bisa diartikan lomba seni suara burung yang membawakan banyak variasi kicauan yang merdu yang memenuhi syarat dan peraturan yang telah ditentukan. Tentu saja kualitas kicauan menjadi penilaian yang paling utama, bukan gaya jogetnya, kandang burung, atau pemilik dari burung tersebut.

Kualitas irama lagu burung yang menawan tidak muncul dengan sendirinya, semua harus dibentuk dan diproses, akan tetapi dengan cara pemasteran yang tepat dan benar oleh pemiliknya pasti burung pleci teman-teman akan memiliki suara yang berkualitas dan sesuai dengan yang diharapkan.

sangkar-pleci

Kriteria-kriteria tersebut telah sejak lama disepakati bersama oleh para juri di arena kontes dengan memiliki standar penilaian yang sama, dasar penilaian lomba ada tiga kriteria yaitu sebagai berikut :

1. Irama lagu sebagai penilaian utama

Irama lagu adalah suatu bunyi yang memiliki alunan nada dengan tempo ketukan yang teratur dan serasi. Kriteria ini meliputi kombinasi naik turunnya nada, dengan panjang dan pendeknya nada yang dibawakan serta permaianan dan kecepatan irama (speed) rapat tanpa jedah, dengan irama yang (harmoni) suatu lagu yang enak didengar dan tidak fals atau terpotong yang terkadang sering monoton dibawakan berulang-ulang, .

Irama lagu yang baik adalah materi suara yang dimiliki oleh burung kicauan dengan full isian (lengkap), koleksi suara kicau bermacam-macam, dengan kecepatan yang serasi, serta durasi dan ritme yang pas tentunya.

Disamping itu, burung harus rajin melantunkan irama-irama lagu yang memukau juri ataupun penontonnya ketika waktu digantangan, burung yang terlambat on / terlalu lama ngetem dan jarang berbunyi juga akan mempengaruhi salah satu penilaian di poin ini.

Baca selengkapnya :  Mengenal Ciri Burung Lovebird Pasjo

2. Volume dan suara

Volume suara disini bukanlah sekedar “peak power” atau kerasnya tembakan dan suara burung, akan tetapi lebih menitikberatkan pada kualitas suara. Volume yang paling keras belum tentu baik, akan tetapi harus ada unsur lainnya, seperti kemerduan suara. Kulitas volume suara burung yang tergolong baik adalah suara burung yang empuk tidak cempreng, bersih tidak parau atau serak, serta nyaring dan lantang.

3. Fisik dan gaya

Penilaian fisik dan gaya disini dimaksudkan pada penilaian burung yang baik dan menarik perhatian ketika dikonteskan. Jadi burung yang akan diikutsertakan dalam lomba (kontes) nanti harus dalam kondisi yang baik dan prima agar burung tidak mudah drop ketika mengikuti jalannya perlombaan.

Untuk penilian fisik dapat dilihat secara langsung dengan penampilan yang wajar dari masing-masing burung tersebut, seperti lincah dan sehat, bulu rapih dan tidak ada yang cacat bagi peserta burung kontes tersebut.

Untuk gaya, penilaiannya agak sedikit dinamis karena tergantung dari masing-masing karakter jenis burung masing-masing, jika sambil berkicau gerakan burung memberikan perhatian yang lebih dengan bergoyang dengan cara ngotot dan bukpar bergerak seakan-akan menunjukan eksistensi performa terbaiknya ketika digantang dan seolah-olah ingin mendapatkan nilai oleh para juri di arena kontes.

B. Masa perawatan sampai menuju kontes

Berdasarkan pengamatan dilapangan, sudah banyak hobiis yang menyerah dan angkat tangan jika burung kesayangannya tidak mau bekerja dengan baik dan maksimal di arena kontes lomba. Padahal saat dirumah sangat gacor dor, dan sering berkicau kencang, lantang dan ngeroll nembak-nembak ?. Akan tetapi kenapa justru menjadi burung bisu ketika digantang dilapangan yang bertemu dengan keramaian hiruk pikuk orang ramai dan bertemu dengan banyak burung sejenisnya.

Baca selengkapnya :  Mengungkap Fakta Misteri Burung Dodo Yang Sudah Punah

burung-pleci-juara

Dengan demikian, perawatan burung yang akan dikonteskan tidak bisa diabaikan dan menjadi prioritas nomor satu untuk sukses diarena kontes nantinya.

Menyangkut perawatan pleci yang akan diikutsertakan dalam kontes nanti, lamanya masa perawatan setiap jenis burung pleci ada yang sama, tetapi ada pula yang berbeda. Bahkan ada yang memerlukan waktu sekitar 3 – 4 tahun untuk mematangkan kualitas suara, mental dan penampilannya.

Namun, saat ini waktu yang dibutuhkan untuk pematangan tidak selama itu, melihat tren pleci sedang booming saat ini di berbagai daerah. Walaupun demikian, para pleci mania harus lebih memahami tingkat usia dari si pleci karena akan sangat berpengaruh besar pada mental, kemampuan dan penampilannya ketika ditempurkan dengan pesaingnya dilapangan lomba kontes nanti.

lomba-pleci

Demikianlah informasi yang dapat kami berikan seputar Menyiapkan Pleci Ke Kontes, yang kiranya dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi anda para hobiis semuanya. Terima kasih.

Baca juga artikel terkait seputar burung pleci