Tips Merawat Kenari Jantan Dari Anakan Agar Cepat Gacor

Diposting pada

Assalamualaikum wr wb, Halo temen-temen kicau mania semua, masih bersama kami di website resmi Kacer.Co.Id yang selalu konsisten berbagi tips dan informasi seputar dunia burung kicauan. Pada kesempatan kali ini khusus bagi penggemar / hobiis burung kenari, disini kami akan membahas bagaimana caranya merawat burung kenari dari bahan hingga menjadi gacor dan memiliki durasi yang panjang.

Khusus bagi para sobat kicau yang masih pemula, dan masih bingung cara merawat burung kenari yang masih anakan ini dan bagaimana cara menggacorkannya ?. Penasaran yuk simak ulasan selengkapnya dibawah ini biar tidak gagal paham ya. :

Hal yang pertama dan paling utama dalam merawat burung kenari, sebelumnya anda haurus memastikan burung kenari yang anda rawat untuk gacoran dirumah ataupun untuk kontes adalah yang berjenis kelamin (jantan). Jika anda masih ragu dalam membedakan jantan dan betinya!. Berikut penjelasannya :

kenari-bahan

Cara membedakan anakan kenari jantan dan betina :

Ciri kenari bahan jantan

  • Memiliki pen atau alat kelamin yang lebih besar dan lebar, serta terlihat lebih menonjol.
  • Garis pada belahan paruh antara atas dan bawah terlihat sejajar oleh matanya.
  • Fisik tubuh terlihat ideal, tidak terlalu besar.
  • Lebih terlihat aktif bergerak, berkicau terdengar ngeriwik panjang, kumur-kumur dan sesekali terdengar seperti suara ngerol dalam usia dini berkisar untuk satu bulan sudah mulai kepantau.

Ciri kenari bahan betina

  • Untuk kenari yang berjenis kelamin betina ini memiliki pen yang lebih kecil, pendek dan jika dipegang tidak menonjol, cenderung datar.
  • Garis diantara kedua paruh ini terlihat lurus dibawah bola mata.
  • Body bentuk fisik biasanya lebih terlihat bulat berbedan besar
  • Kurang gesit dan jarang sekali ngeriwik.
Baca selengkapnya :  9 Jenis Burung Lovebird Terbaik Di Indonesia, Harga, Suara

Kapan kira-kira usia burung kenari yang masih bahan sudah mau mulai ngerol dengan memiliki volume yang kencang dan ngerol. Memang tidak bisa disamakan semua masalah perkembangan dari setiap jenis masing-masing kenari, semua tergantung dari trah indukan dan pola rawatan pastinya. Namun umur ideal yang normalnya jika burung kenari sudah bisa dinikmati suara kicauannya sekitar usia ke 7 sampai 9 bulanan.

Jadi bagi anda yang masih merawat burung kenari yang masih memiliki usia dibawah tujuh bulan tidak perlu khawatir ya, nikmati saja prosesnya. Lakukan perawatan dengan konsisten dan penuh kesabaran intinya.

Perawatan harian burung kenari bahan jantan

Dalam memberikan rawatan burung kenari yang masih bahan atau anakan ini tentunya lebih mudah dan simple saja, berbeda dengan jenis kenari yang sudah dewasa. Ada 4 point yang penting untuk anda lakukan setiap harinya agar si anakan burung ini dikondisikan agar selalu FIT sehat, dan merasa aman dan nyaman terlebih dahulu.

anakan-kenari

Jika perawatan burung bahan anda tidak tepat maka burung bisa menjadi stres dan macet bunyi. Tipe kenari jika sudah macet bunyi sangat sulit sekali untuk memulihkannya seperti sediakala untuk bisa gacor kembali. Berikut ini pola rawatan yang harus anda berikan setiap harinya :

1. Penjemuran Rutin

Hal menjemur burung kenari ini adalah suatau kewajiban yang harus dilakukan setiap hari untuk dapat mendapatkan paparan sinar matahari pagi yang sangat baik untuk perkembangan tulang dan tubuh kenari, karena manfaat sinar matahari pagi banyak mengandung vitamin D yang sangat baik.

Lama durasi penjemuran bisa mencapai 30 menit sampai 1 jam, dari pukul 7 pagi sampai pukul 9 dan di usahakan dalam menjemur anakan burung kenari tidak melihat sesama jenis kenari, atau kenari bahan ini sudah dipisahkan dari ombyokan. Tidak disarankan saat penjemuran melihat bururng kenari lainnya apalagi dengan kenari yang sudah mapan dengan yang sudah gacor.

Baca selengkapnya :  Cara Pemberian Jangkrik yang Benar untuk Burung Kicau

2. Asupan Pakan Harian Berkualitas

Pakan harian yang sangat baik untuk jenis burung kenari ini adalah biji-bijian yang banyak mengandung vitamin dan gizi baik bagi tumbuh kembang si anakan kenari tersebut, biji-bijian yang dapat diberikan seperti : canaryseed, milet puti atau merah, serta biji sawi.

3. Pakan Tambahan (EF)

Untuk pakan tambahan itu sendiri bagus untuk melengkapi gizinya seperti telur rebus ayam negri ataupun telur rebus burung puyuh yang sangat baik jika dikonsumsi oleh burung kenari anakan ini.

Saran saya lebih baik diberikan telur puyuh saja karena memiliki tingkat kalorinya lebih rendah jika dibandingkan dengan telur ayam negri, yang meminimalisir agar si kenari tersebut tidak kegemukan atau berlebihan lemak yang bisa membuat kenari obesitas, berikan telur puyuh ini maksimal seminggu 3 kali. Berikan pada hari senin, rabu dan jum’at.

Cara pemberiannya direbus terlebih dahulu hingga telur burung puyuh ini matang kemudian dibagi dua, cukup setengah telur saja lalu berikan setiap pagi hari.

Selain pakan tambahan telur burung puyuh ini, bisa anda berikan seperti EF sawi hijau atau putih, dan bisa juga diberikan daun mengkudu yang masih muda. Yang sangat baik untuk merangsang bunyi kenari anakan burung tersebut biar bisa cepet gacor.

kenari-ombyokan

4. Penempatan Kandang Yang Tepat

Untuk masalah penempatan posisi kandang kenari kita juga harus diperhatikan, memang hal ini terlihat sepele akan tetapi jangan diremehkan ya temen-temen karena bisa sangat berpengaruh dan berdampak kepada psikolog si burung tersebut jika anda tidak menaruh dan menempatkan kandang yang baik dan benar.

Bagaima cara penempatannya ?. Nah anda harus mengusahakan tempat yang nyaman dan aman yang jauh dari gangguan hewan predator lainnya, dan pastikan bebas dari hewan kucing, tikus dan nyamuk yang sangat rentan dan berbahaya bagi si burung kenari bahan anda.

Baca selengkapnya :  Mengenal Jenis Burung Pipit, Gambar, Suara, Dan Harganya

Dan diusahakan anda juga harus memelihara kenari yang sudah mapan dan gacor yang nanti akan ditempel dengan kenari yang masih bahan tersebut, akan tetapi tidak di temukan dan melihat burung kenari yang sudah dewasa, yang ditakuti bisa ngedrop mental dan stres si burung kenari bahan tersebut.

Bagaimana cara mengatur penempatannya agar jantan dewasa dan anakan ini tidak saling melihat?. Boleh anda skat dan berikan pembatas diantara gantungan kedua kandang yang berjarak sekitar 1 sampai 2 meter, secara tidak langsung si anakan burung kenari ini pasti mendengar suara tembakan dan ngerol si kenari dewasa yang akan melatih mental dan menyimak materi suara kicauan menata suara kicauannya dengan durasi yang baik untuk sangat mudah ditiru oleh kenari bahan.

Memang dibutuhkan kesabaran yang tinggi dalam setiap merawat burung kicau apalagi yang masih anakan hingga dewasa dengan proses panjang dan banyak rintangan tentunya, tidak semudah yang dibayangkan tentunya. Nikmati saja prosesnya ya temen-temen. Salam satu hobi kenari mania. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lainnya :

√ Cara Menambah Volume Suara Dan Durasi Kenari Agar Maksimal
√ Cara Mudah Membedakan Kenari Merah Lokal Dengan Red Intensive
√ Tips Memilih Jenis Kenari Lomba
√ Perawatan Kenari Mabung