Cara Ternak Burung Cucak Ranting

Diposting pada
Rate this post

Ternak Burung Cucak Ranting – Halo kicau mania semua cucak ranting menjadi salah satu burung kicau yang banyak peminatnya sehingga menjadi peluang bisnis ketika

kalian menernakannya, Tentu hasilnya cukup menggiurkan. Namun ternak burung kicau bisa dibilang susah-susah gampang karena kalian harus

memperhatikan beberapa hal supaya tidak sia-sia dengan hasil panen yang bagus. Apakah sama perawatan harian dengan perawatan ternak?

tentunya berbeda sekali lagi ada proses yang cukup panjang dengan persiapan yang matang untuk hasil yang baik karena sering kali

mereka yang tidak mempersiapkannya dengan baik hasilnya nihil seperti telur mudah pecah sebelum dierami dan juga telur kosong dan burung yang

saling menyerang menjadi kendala yang akan dihadapi oleh para pelaku usaha ternak cucak ranting ini. Nah kalau kalian ingin berhasil menernakan

burung cucak ranting terlebih bagi pemula langsung saja baca artikel ini karena kami telah menyajikan informasi mengenai cara dan langkah-langkah

beternak burung cucak ranting supaya mendapatkan hasil anakan yang sehat dan juga telur yang banyak.

makanan-cucak-ranting

Langkah-Langkah Ternak Burung Cucak Ranting

Mempersiapkan Kandang Ternak Yang Pas

Ketika kalian memutuskan untuk beternak cucak ranting pastikan kalian sudah mempersiapkan kandangnya dengan sebaik mungkin. Kalau untuk satu

pasang burung yang akan diternakan cukup kandang kotak berukuran 60X60 yang bisa kalian bikin sendiri dari kayu dan ram kawat atau kalian

bisa membelinya di kios atau pasar burung terdekat. Selanjutnya persiapkan juga perlengkapannya seperti cepuk makanan dan minuman 2 titik

Baca selengkapnya :  Cara Mudah Membuat Bulu Burung Cepat Rontok (Molting)

dan juga tempat untuk dia membuat sarang dan menyimpan telurnya berupa glodok kayu. persiapkan sarang didalamnya semuanya bisa kalian beli.

Kalau kalian akan menernakan lebih dari satu pasang kalian tentu membutuhkan kandang yang lebih besar. dan dalam satu kotak hanya

dihuni 1 pasang burung saja karena dia akan memilih pasangannya tidak bisa rame-ramean. Seperti pada murai, kacer dan cucak ijo sebagai ciri

khas burung fighter. Kalau burung lain kemungkinan bisa dijadikan satu didalam kandang besar.

harga-cucak-ranting

Mempersiapkan Indukan

Persiapkan indukan betina dan jantan yang sehat secara fisik dan juga mentalnya. Ciri-cirinya dia memiliki sorot mata yang tajam dan juga memiliki nafsu makan yang baik karena itu kunci

utamanya. Selain itu juga kalau sehat nantinya akan menghasilkan anakan-anakan yang sehat dan berkualitas juga setelah dipersiapkan langsung saja ke tahapan perkawinan tapi sebelumnya cek dulu makanannya.

Persiapkan Asupan Makanan Yang Cukup

Setelah indukan siap sebelum ke tahap penjodohan dan tahap perkawinan, pastikan kalian sudah mempersiapkan asupan makanannya dan juga tambahan vitamin khusus breeding untuk hasil

yang lebih maksimal karena seperti yang kita ketahu bahwa masa perkawinan sampai nantinya anakannya menetas akan memerlukan tambahan asupan makanan berupa protein dan juga vitamin

supaya selain hasilnya banyak cangkang telurnya menjadi lebih kuat sehingga tidak mudah pecah yang nantinya akan sia-sia dia bertelur kalau cangkangnya rapuh sebelum menetas sudah pecah.

baca juga : perbedaan cucak ijo nyulam dan mabung

Proses Perkawinan

Tahap pertama ialah penjodohan untuk mengetahui apakan mereka cocok atau tidak. Caranya dnegan didekatkan kandang terpisahnya tadi sebelum masuk ke kandang reproduksi selama beberapa hari

setelah menunjukan pendekatan antara betina dan jangan dengan ciri saling sahut-sahutan dan over birahi kalian bisa langsung memasukan ke kandang ternak untuk mereka kawin.

Baca selengkapnya :  Cara Menjinakkan Burung Trucukan

Proses dari kawin sampai dia bisa bertelur bisa dilihat dari betina yang sering berada di glodok sedangkan pejantan menunggu diluar. Prosesnya memakan sekitar 10 hari. Masa

mengerami biasanya membutuhkan waktu 7 sampai 10 hari hingga akhirnya telur-telurnya menetas dan biarkan anakan didalam kandang bersama indukannya terlebih daluhu untuk diloloh secara alami.

Boleh saja langsung diambil kalain loloh sendiri tapi resiko kematian anakan semakin besar. Kalau sudah sekitar seminggu diloloh indukannya maka fisiknya sudah semakin kuat.

sehingga anakan dipisahkan ke kandang pembesaran bersama anakan burung lainnya sampai akhirnya dia siap dipisahkan ke kandang rawatan masing-masing untuk dirawat menjadi lebih besar.

ternak-burung-cucak-ranting

Perawatan Setelah Reprosuksi

Setelah anakan dipisah, pisahkan indukan jantan dan betina kembali ke kandang perawatannya lalu kandang ternak dibersihkan glodog juga dicuci dan dijemur sampai kering dan biarkan

beberapa waktu dulu sampai keadaan mereka kembali pulih dan normal untuk selanjutnya kembali di reproduksi. Perhatikan kesehatan anakan dan indukan karena mereka masih sensitif.

Nah kicau mania semua itulah langkah-langkah yang harus kalian lakukan ketika akan ternak burung cucak ranting, Perhatikan setiap stepnya dan jangan lupa untuk mengecek semuanya berjalan

dengan lancar jangan lupa untuk melakukan perawatan dengan sepenuh hati. Semoga ternak yang kalian lakukan berhasil menghasilkan anakan-anakan burung yang sehat dan berkualitas.