Ciri Khas Suara Perkutut Lokal yang Memiliki Kualitas Terbaik

Diposting pada

Burung merupakan salah satu unggas yang bisa ditemukan dengan mudah di mana saja. Ada banyak sekali jenis dari burung. Mulai dari burung kicau, burung balap dan burung-burung lainnya. Selain itu, sudah banyak orang yang ternak burung dengan nilai jual tinggi.

Salah satu burung yang memiliki suara merdu adalah burung perkutut lokal. Dalam budaya Jawa, perkutut termasuk burung kasta atas sebagai kesukaan (kelangenan) masyarakat. Selain memiliki suara yang merdu, burung ini kerap dikaitkan dengan hal-hal gaib.

Untuk sebagian orang yang mempercayai hal-hal gaib, beranggapan bahwa burung ini bisa mendatangkan rezeki, menambah wibawa, dan ketentraman rumah tangga.

Meskipun hal tersebut belum bisa dibuktikan dengan benar, tapi sudah banyak orang yang mempercayainya. Burung yang memiliki suara khas ini berukuran kecil dan bagian bulunya berwarna abu-abu dan memiliki corak leher zebra.

Ciri-Ciri Burung Perkutut Lokal dengan Suara Bagus


Kepala

Ciri pertama yang bisa ditemukan pada burung perkutut lokal adalah kepalanya. Di mana, dibandingkan dengan jenis burung perkutut lainnya, kepala burung perkutut dengan suara bagus cenderung lebih besar. Biasanya, ukuran kepala ini menandakan bahwa otaknya juga besar dan pintar.

Hidung

Ciri lainnya bisa dilihat dari ukuran hidung. Di mana, untuk kualitas suara yang bagus, maka burung perkutut tersebut memiliki ukuran hidung terlihat besar. Di mana, ukuran hidung ini menandakan bahwa pernapasannya lebih kuat dan mampu manggung lebih panjang.

Baca selengkapnya :  Mengenal Jenis Burung Cucak Rowo Terbaik Dan Terpopuler

Ukuran Tubuh

Burung perkutut lokal dengan kualitas suara bagus juga bisa dilihat dari ukuran tubuhnya. Di mana, ukuran tubuhnya ini akan cenderung bulat dan besar. Tubuh yang besar ini menandakan bahwa fisiknya kuat untuk bisa diikutkan lomba.

gambar-burung-perkutut

Paruh

Ciri selanjutnya bisa dilihat dari ukuran paruhnya. Biasanya, perkutut dengan suara bagus memiliki ukuran paruh yang panjang. Paruh panjangnya ini bisa membuat perkutut rajin berbunyi. Lebih spesifiknya adalah bentuk paruh simetris dan berukuran besar serta proporsional.

Bola Mata

Burung perkutut lokal dengan suara bagus juga memiliki bola mata bulat dan sorot mata tajam. Selain itu, matanya pun terlihat lebar. Bola mata yang besar ini disebabkan karena burung ini sering melihat mangsa dari kejauhan saat berada di dalam hutan.

Lingkar Garis Hitam

Kemudian, ciri yang selanjutnya adalah memiliki lingkar garis hitam atau bagian lurik selalu tampak jelas dan tegas.

Leher

Ciri perkutut lokal dengan suara bagus pun bisa dilihat dari ukuran lehernya. Di mana, burung perkutut dengan suara bagus memiliki leher yang panjang. Ukuran leher ini akan mempengaruhi kualitas dari suara yang dihasilkan.

Perbedaan Burung Perkutut Lokal Jantan dan Betina

Sebenarnya, untuk membedakan burung jantan dan betina cukup sulit. Oleh sebab itu, berikut ada beberapa rangkuman perbedaan dari burung perkutut jantan dan betina.

Burung Perkutut Lokal Jantan

Untuk burung perkutut lokal jantan memiliki gerakan yang lebih lincah dan kuat. Selain itu, perkutut jantan juga memiliki warna putih lebih banyak di bagian wajahnya, ukuran paruh lebih tebal dan panjang, sorot mata lebih tajam, bentuk kepalanya lebih datar dan lonjor, serta ruas kakinya pun lebih tebal.

Baca selengkapnya :  Inilah Jenis Kenari Dengan Suara Terbaik Dan Terpopuler F1, AF

Burung Perkutut Lokal Betina

Kalau untuk perkutut betina, ciri umumnya adalah paruh lebih tipis dan pendek, mata yang sayu, bentuk kepala lebih bulat, dan memiliki ruas kaki lebih rapuh.

suara-perkutut-lokal

Cara Merawat Burung Perkutut Lokal

Untuk bisa menghasilkan suara yang bagus, maka cara merawat burung perkutut lokal pun perlu diperhatikan. Sebelum memelihara, sebaiknya ketahui terlebih dahulu jenis kelamin dari burung perkutut tersebut. Pilihlah perkutut jantan, jika kamu senang mendengarkan kicauannya.

Selain itu, mandikan perkutut secara rutin, agar warnanya tetap mengkilat dan terhindar dari kutu. Untuk memandikannya, kamu hanya perlu menyemprotkan spray semprotan air dengan lubang yang halus. Kemudian, jemur perkutut setiap hari, agar sehat. Umumnya, waktu terbaik untuk menjemur burung ini adalah sekitar pukul 07.00 – 10.00. Penjemuran ini dilakukan agar burung tidak mudah sakit.

Selain itu, jangan lupa untuk memberikan pakan. Di mana, untuk menghasilkan perkutut lokal dengan suara bagus, ada beberapa jenis pakan yang bisa dipilih, seperti millet, jewawut, ketan hitam, kacang hijau, gabah, beras merah, biji-bijian, tulang sotong dan lain-lain.

Selain itu, berikan juga vitamin untuk membuat kesehatannya tetap terjaga. Sementara itu, untuk meningkatkan hormon testosteron bisa diberikan multivitamin.

Itulah beberapa hal terkait dengan burung perkutut lokal. Burung ini mudah ditemukan dan memiliki suara khas yang merdu. Sehingga, banyak dicari oleh orang-orang. Perawatan dari burung ini cukuplah mudah, hanya memberikan pakan yang baik, memandikan, menjemur dan memberikan vitamin saja.