Cara Merawat Murai Batu Trotol

Diposting pada

Murai batu – adalah jenis burung petarung yang banyak disukai oleh para kicau maniak – baik dari dahulu sejak nenek moyang kita sampai sekarang, dan kali ini penulis, website resmi kacer.co.id akan membahas tentang bagaimana caranya merawat murai batu trotolan yang baik dan benar.

Perawatan Murai Batu Anakan

Sebelum merawat anakan / trotolan burung murai batu, seharusnya anda mengetahui terlebih dahulu – tingkat kesulitan dan mempunyai waktu luang yang banyak. Sama seperti halnya jika kita merawat murai sama saja merawat anak sendiri / melebihi anak bayi. Karena jika anda tidak dapat memelihara atau merawatnya dengan baik murai batu anakan ini sangat rentang dan mudah mati, dan jika hidup maka besarnya kurang tampil dengan performa yang baik.

Ada pepatah mengatakan ; menjadikan sesuatu yang luar biasa baiknya dari kecil dan merawatnya dari anakan.

Burung murai yang berkualitas baik tergantung dari trah yang baik juga, dengan persentase jika indukan murai jawara / juara maka anaknya akan sudah memiliki modal mental yang baik sekitar 60% dan sisanya 40% perawatan sesuai karakter agar semaksimal mungkin membuat burung nyaman. Namun jika indukan bukan berasal dari burung lapangan / jawara maka perbandingannya untuk mental nya baik hanya mendapat 50% dan sisanya harus perawatan ekstra memahami karakternya agar dapat bersaing menjadi burung yhang berkualitas.

Sebaiknya jika anda ingin mengambil murai trotol di penangkar khusus murai batu yang berkualitas baik. Dan anakan disarankan murai yang berusia sudah sekitar minimal 14 hari dengan jaminan jantan, untuk membedakan jenis kelamin jantan atau betina, nanti akan kita bahas di artikel selanjutnya.

Baca selengkapnya :  Inilah Rahasia Perawatan Cucak Jenggot Agar Cepat Gacor

Trotolan-umur-14hari

Disarankan murai anakan sudah dapat makan EF jangkrik sendiri tanpa harus di loloh. Dan pantau karakter petarungnya burung harus gesit dan lincah, menunjukan burung nya dengan kondisi sehat VIT.

Kenapa harus mengurus murai trotolan / murai anakan ? . . .
Sebagian penghobi kicau sangat ada juga yang senang dan sabar menjalankan proses yang sedikit rumit akan tetapi rasa kepuasan batin yang tidak terukur untuk mencetak burung jagoannya lebih penting. Di masa-masa emas ini anakan ini setiap jenis burung khususnya untuk murai trotol sangat baik untuk di mastering dan dibentuk mentalnya secara baik dengan pola rawatan yang baik pula tentunya.

Oke kita lanjut ke pola rawatan anakan murai batu trotol :

Pengkrodongan

Tahap pengkrodongan sangat membantu murai untuk beradaptasi ketika baru tiba dirumah anda, atau anda baru saja mengambil dari penangkar terus dibawa kerumah, krodong burung wajib. Hingga murai tersebut mau bunyi dan mulai beradaptasi buka reslteting krodong hingga ada udara masuk dan posisi kandang masih di krodong sampai ke esokan harinya.

Pemasteran (Mastering)

Teknik pemasteran atau mastering ini wajib dilakukan setiap hari, secara rutin baik itu menggunakan burung asli (hidup) maupun menggunakan mp3 sound.

Pengembunan

Disarankan usia murai batu yang boleh diembunkan pada pukul 5.00 WIB setelah berusia sekitar 2-4 bulan.

Pemandian

Dilarang untuk memandikan, menyemprot atau dimasukan kedalam keramba mandi untuk murai yang masih kurang lebih berusia 1-2 bulan.

Penjemuran

Jangan dijemur terlalu lama – disarankan hanya sebagai penghangat dan hanya mengambil vitamin D dari matahari pagi sekitar pukul : 8.00 WIB sd 8.30 WIB, cukup setengah jam saja.

Menjaga kebersihan kandang

Kandang burung murai harus selalu terjaga kebersihannya, agar di dalam sangkar / kandang selalu fresh udara yang didapat dan burung selalu sehat lincah dan bugar tentunya terbebas dari hama, kutu, virus yang menyerang burung.

Baca selengkapnya :  Cara Mudah Setelan Lovebird Paud Untulan Agar Gacor Di Gantangan

Kebersihan lingkungan

Menjaga kebersihan lingkungan harus selalu diperhatikan agar burung terhindar dari stres, lingkungan yang bersih akan terbebas dari hama seperti semut / binatan-binatang predator yang lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan burung trotol murai anakan ini.

Pemberian Pakan EF

Sangat baik jika diberikan sesuai nafsu burung trotolan masing-masing, jangan dibatasi untuk EF, karena anakan burung masih dalam masa pertumbuhan, agar cepat besar dan nantinya akan mengeluarkan kicauan yang lantang dan merdu tentunya.

Pengobatan

Amati gerak-gerik kelincahan si burung, jika burung terlihat tidak lincah, lemas (lemah) kurang bergairah – bisa kemungkinan burung anakan ini dalam kondisi kurang VIT atau sedang sakit. Perlu penanganan yang lebih untuk pemberian obat yang khusus untuk burung murai, harus cepat ambil tindakan pengobatan.

Berikut pembahasan artikel yang simple dan sederhana, semoga mempunyai manfaat yang luar biasa untuk anda terapkan dalam merawat / memelihara burung murai batu trotolan.

Salam kicau maniak.