Mengenal Jenis Burung Cucak Cucakan Yang Ada Di Indonesia

Diposting pada

Apa yang dimaksud dengan jenis cucak – cucakan ? Burung yang juga disebut dengan jenis Merbah ini merupakan familia Psyconotidae, dimana masuk sebagai burung pengicau dari Afrika dan Asia tropis.

Di Indonesia sendiri, burung Merbah cukup terbesar dengan sangat luas. Lantas, apa saja jenis burung cucak-cucakan yang ada di Indonesia ? Langsung saja yuk, kita simak ulasan berikut.

10 Jenis Burung Merbah Cucak- Cucakan Terpopuler

1. Cucak Kutilang

Cucak-KutilangCucak kutilang bisa dibilang merupakan jenis yang paling populer di Indonesia, bahkan jenis burung ini masih mudah dijumpai di beberapa daerah khususnya wilayah jawa.

Cucak Kutilang sangat digemari para pecinta burung kicau, karena suaranya yang merdu serta penampilannya yang unik dan cantik.

Tubuh cucak kuting berukuran cukup kecil, dengan panjang sekitar 20 cm. Pada bagian atas tubuh umumnya berwarna cokelat kelabu, sedangkan pada sisi bawah berwarna putih keabuan. Uniknya cucak kutilang memiliki topi, dahi, dan jambul yang berwarna hitam. Sedangkan pada bagian bagian belakang, berwana kuning jingga.

2. Cucak Rawa

Cucak-RawaNama burung ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, bisa dibilang cucak rawa adalahjenis yang paling dikenal oleh para pecinta burung bahkan hingga orang awam.

Burung jenis ini tersebar sangat luas di sepanjang Pulau Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan. Perbedaan kondisi iklim, hingga tingkat kesuburan tanah mempengaruhi kondisi fisik dari cucak rawa.

Ukuran tubuh dari salah satu burung cucak-cucakan ini sekitar 28 cm, dengan kepada yang pucat dan kumis hitam mencolok. Cucak rawa sangat mudah untuk dikenali, dengan sebuah mahkota dan telinga yang berwarna jingga jerami.

Punggunnya berwana cokelat zaitun, dan bercoret putih. Iris mata yang kemerahan, dengan bagian tungging yang berwarna kuning.

3. Cucak Kerinci

Cucak-KerinciSatu lagi burung dengan kicauan yang cantik, ialah cucak Kerinci. Burung ini merupakan burung endemik yang hanya dapat anda jumpai pada kawasan pegunungan Sumatera, khususnya pada kawasan pegunungan Bukit Barisan serta Gunung Kerinci.

Baca selengkapnya :  Burung Panca Warna Adalah Masteran Terbaik Untuk Kenari

Habitat alsinya sendiri berada di kawasan hutan dataran rendah,dan kebun kopi yang terdapat pada wilayah persebarannya. Melihat dari habitatnya, Cucak Kerinci termasuk dalam jenis pemakan buah dan serangga.

Untuk mengenali cucak Kerinci, perlu diketahui bahwa burung ini berukuran sedang sekitar 19cm. Tubuhnya berwarna cokelat zaitun dengan bulu yang bercoretkan putih yang mencolok.

Sayap serta ekornya memiliki sentuhan hijau zaitun, dengan jambul yang lebat dan agak membulat. Kicauan kerinci cukup ramai, sehingga sering digunakan sebagai burung kelangenan.

4. Cucak Hitam atau Sakit-Tubuh

Cucak-HitamNama aslinya adalah cucak hitam atau black anda white bulbul, sedangkan di Indonesia sendiri burung ini diberikan nama cucak sakit-tubuh oleh para ornitholog Indonesia.

Tidak hanya namanya saja yang unik, salah satu jenis burung cucak-cucakan ini memiliki warna bulu yang hitam legam mempesona dan hanya goresan putih pada bagian sayapnya.

Cucak hitam lebih senang bertengger di bagian tengah pohon, dimana ranting tersebut tidak terlalu tinggi namun juga tidak terlalu rendah dari tanah. Makanan kesukaan dari cucak Sakit-Tubuh adalah, buah-buahan serta serangga yang ada di sekitar batang pohon.

Panjang tubuhnya hanya sekitar 18 cm, dengan iris yang berwarna merah karat atau kecokelatan. Sebutan atau panggilan akrabnya cucak hitam ini adalah Cucak Keling.

5. Cucak Kuricang

Cucak-KuricangBurung ini menyebar hingga di beberapa hutan pada Asia Tenggara, pada habitat aslinya burung ini hidup berkelompok dengan jumlah total sekitar 8 ekor.

Untuk mengenali cucak Kuricang sangatlah mudah, hal ini karena warna bulu dari cucak Kuricang cukup mencolok dengan warna kuning zaitunnya.

Bagian kepala dari burung ini memiliki warna hitam yang berkilat kebiruan, tidak hanya itu keunikan juga dimiliki oleh matanya yang berwana biru.

Strip kuning yang terdapat pada setiap ujung ekornya, melengkapi dari penampilan cucak Kuricang. Makanan utanya adalah buah dan serangga, serta memiliki suara yang merdu dan cukup bervariasi.

6. Cucak Gunung

Cucak-GunungApakah anda sudah mengenali burung cucak-cucakan yang satu ini ? Cucak Gunung atau yang lebih dikenal dengan nama Cucak Wilis, merupakan burung kicauan dari suku Pycnonotidae.

Baca selengkapnya :  Mengenal Jenis Burung Kakatua, Ciri Ciri, Makanan, Harga

Awal penyebaran burung ini cukup terbatas hanya sekitar pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Namun saat ini, Cucak Gunung sudah dapat ditemukan di beberapa pulau Indonesia lainnya.

Ciri fisik dari burung ini adalah, panjangnya sekitar 20 cm dengan corak yang terdiri dari beragam warna. Warna yang terdapat ada Cucak Gunung adalah putih pada bagian dada hingga pangkal tunggir, cokelat zaitun padabagian atas tubuh, area sisi bawah mata hingga paruh yang berwarna hitam kecokelatan, dan kuning yang berada di bagian pipi depan dan belakang mata.

7. Merbah Cerukcuk

Merbah-CerukcukMerbah Cerukcuk atau biasa juga disebut dengan Trucukan merupakan jenis burung yang berkelompok, dan senang berada di tempat terbuka dan hutan sekunder.

Di habitat aslinya, burung ini pun sering mencari makanan hingga bertengger dengan jenisnya sendiri.

Bahkan hampir seluruh kegiatannya dikerjakan secara berkelompok, maupun bergabung dengan jenis merbah yang lain.

Untuk mengenali salah satu burung cucak-cucakan ini, dapat dilihat dari warna yang hanya terdiri dari tiga warna pada tubuhnya.

Warna cokelat cukup mendominasi warna Cerukcuk, yaitu dapat terlihat pada bagian atas kepala hingga pada iris mata. Pada bagian bawah tubuhnya, memiliki warna putih agak keabuan. Sedangkan, pada bagian paruh dan kakinya memiliki warna hitam gelap.

8. Merbah Belukar

Merbah-BelukarIndonesia memang menjadi salah satu surga burung berkicau, dengan keberagaman burung kicau yang tersebar di seluruh pelosok negeri.

Merbah Belukar adalah salah satunya, kicauannya yang kasar tembakan tajam dan rapat, serta bervariasi. Ciri khas suara kicaunya mampu menjadi daya tarik dari burung ini.

Burung Merbah Belukar ini sering disebut dengan burung kapas tembak, dan banyak diminati oleh para penghobi burung kicau untuk dijadikan burung masteran.

Penyebaran burung merbah belukar ini umumnya berada di hutan dataran rendah pada Sumatera, Jawa, serta Kalimantan. Burung yang sering mengunjungi pinggir hutan ini, berukuran cukup sedang sekitar 20 cm. Tubuhnya berwarna cokelat keabu-abuan, dengan mata merah dan sayap yang memiliki goresan warna zaitun.

Jika diperhatikan dengan jelas, tubuh bagian atas memiliki warna kehijauan. Sedangkan tubuh bagian bawah rapi hanya bercoretkan kuning tua, dan cokelat kuning pada bagian bawah ekor.

Baca selengkapnya :  Mengenal Ciri Dan Habitat Burung Flamingo

9. Cucak Jenggot

Cucak-JenggotCucak jenggot memiliki nama latin Alophoxius Bres yang merupakan keluarga dari Psyco-notidae, burung yang mempunyai suara ciri khas dengan tembakan yang kasar dan besetannya yang tajam ini terkenal dengan nama burung cucak jenggot karena memang mempunyai bulu putih di bawah paruhnya mirip seperti jenggot.

Penyebaran burung cucak jenggot ini meliputi gunung pojok tiga diantara perbatasan antara cilacap dan salem brebes jawa tengah.

Cucak jenggot ini tidak mampu untuk terbang terlalu tinggi, dan menyukai hutan-hutan dataran rendah serta perbukitan dengan pepohonan yang rindang.

Burung Cucak jenggot ini sangat disukai oleh para pemain burung kicau gantangan. Karena memiliki suara yang sangat baik untuk dijadikan sebagai burung masteran atau isian.

10. Brinji Bergaris

Brinji-BergarisBurung cucak-cucakan terakhir yang akan dibahas adalah, Brinji Bergaris atau brinji kelabu. Pada habitat aslinya, burung ini hidup dalam kelompok kecil yang umumnya berada di tajuk pohon daerah hutan dataran rendah.

Pada penyebarannya Brinji Bergaris terdapat di Sumatera, serta ketinggian 1.200 m di Kalimantan.

Diantara seluruh burung yang disebutkan pada ulasan ini, Brinji Bergaris memiliki ukuran tubuh yang sedikit lebih besar. Ukurannya sekitar 22 cm, dengan warna zaitun gelap tanpa jambul pada bagian kepalanya.

Warna pada dadanya abu-abu dengan burik putih, yang juga menutupi sebagian besar dari bagian bawah badan. Iris mata dari Brinji Bergaris berwarna cokelat kemerahan, dan paruh serta kakinya berwarna merah jambu. Burung ini dikenal dikalangan para hobiis kicau maniak adalah burung cucak rawis atau sering disebut pleret.

Indonesia memang memiliki begitu banyak spesies burung yang cantik dan unik, bahkan beberapa diantaranya telah terkenal diantara pecinta burung kicau karena suara burung cucak cucakan yang terkenal sangat merdu.

Umumnya jenis cucak-cucakan memang sering dipilih masyarakat pecinta burung kicau, karena suaranya yang merdu dan bervariasi.

Apabila anda ingin memelihara jenis cucak-cucakan, beberapa burung Merbah yang telah disebutkan dapat menjadi rekomendasi untuk anda. Semoga bermanfaat.