Mengenal Ciri Ciri Burung Pelikan Serta Habitat Aslinya

Diposting pada

Seperti yang diketahui, burung adalah salah satu ciptaan Tuhan yang ada di bumi. Ada banyak sekali jenis burung yang dibuat-Nya. Salah satu jenis burung yang masih jarang diketahui adalah burung pelikan.

Pernahkah kamu mendengar nama burung tersebut? Burung pelikan atau yang dikenal dengan nama undan adalah burung yang menghabiskan siklus hidupnya di perairan. Tak heran, jika burung undan termasuk ke dalam kategori jenis burung air.

Pelikan ternyata masuk ke dalam keluarga burung Pelecanidae, lho. Ternyata, burung undan termasuk ke dalam ordo Pelecaniformes. Burung jenis ini juga merupakan burung dengan ukuran jumbo dibandingkan dengan jenis burung yang lainnya.

Mengetahui karakter yang dimiliki

Burung ini memiliki satu ciri khusus yang langsung bisa membuat kamu mengenalinya. Yakni, adanya kantung pada bagian bawah paruh dan dapat membesar. Beberapa jenis burung ini disebut sebagai burung laut tapi ada juga beberapa jenis lainnya merupakan burung yang biasa di air tawar atau air laut.

Meski banyak yang tidak mengetahui burungpelikan, ternyata burung ini termasuk burung yang populer, lho. Pasalnya, burung ini memiliki kantung di bawah paruhnya yang mana panjang paruhnya bisa mencapai lebih dari 30 sentimeter. Wah, panjang sekali, bukan?.

gambar-burung-pelikan

Selain itu, burung ini memiliki ciri lain pada paruhnya, yaitu paruh bagian atas burung ini berbentuk panjang dan kuat tapi memiliki bengkok pada ujungnya. Akan terlihat seperti bentuk kait. Lalu untuk paruh bagian bawahnya sampai dengan tenggorokan, terdapat kantung seperti kulit elastis. Selain itu, paruhnya kuat, lebar, dan elastis. Hal inilah yang membantu burung tersebut untuk menangkap mangsanya. Burung ini memakan ikan. Paruh burung jenis ini juga merupakan paruh terbesar di dunia burung karena panjangnya mencapai 50 sentimeter.

Baca selengkapnya :  Ciri Khas Suara Perkutut Lokal yang Memiliki Kualitas Terbaik

Pada kaki burung pelikan, kakinya pendek-pendek dan pada sela jari-jari kaki terdapat selaput. Selaput ini memudahkan burung pelikan untuk berenang. Tubuh burung ini memiliki panjang hampir mencapai 1,5 meter. Untuk bobot burung pelikan bisa mencapai 7,7 kg. Untuk sayapnya, burung pelikan memiliki sayap yang cukup lebar. Bentangan sayapnya berkisar antara 1,8 sampai 2,7 berdasarkan spesiesnya masing-masing

Semua makhluk hidup memiliki dua jenis, betina dan jantan, tak terkecuali burung undan. Burung yang berjenis jantan dengan burung yang berjenis betina hampir sama. Namun, untuk membedakannya, pelikan jantan terkadang lebih besar tubuhnya dibandingkan dengan pelikan betina.

Habitat dan kebiasaan

Burung pelikan memiliki habitat asli pada seluruh wilayah perairan di dunia. Kamu bisa menemukan burung ini hampir di setiap penjuru. Namun,ada beberapa tempat terkecuali, seperti wilayah benua Amerika bagian selatan, kepulauan samudera, laut dalam, daerah kutub, dan antartika.

Burung pelikan hidupnya secara berkelompok dan terbang dalam kawanan. Burung ini sering terbang membentuk sebuah garis panjang.Burung ini juga memiliki kemampuan khusus yaitu bisa terbang dalam jangka waktu yang cukup lama. Wah, keren, bukan?.

Meski pergerakan burung ini tidak terlalu lincah tapi berbeda saat berada di udara. Burung ini bisa berkembang biak pada sebuah kelompok atau yang dikenal dengan nama koloni. Secara umum, burung ini berada pada kelompok lainnya dan juga bisa berada pada lingkungan jenis burung air lainnya. Contohnya pada sekelompok cormorant dan flamingo.

pelikan

Walau makanan utama burung ini ikan, bukan berarti hanya itu saja makanannya. Burung ini bisa memakan burung yang lebih kecil dari dirinya. Hal ini tergantung dari kondisi tertentu burung undan tersebut. Makanan yang biasa mereka makan adalah crustacea dan amphibi. Hal unik yang dilakukan burung pelikan saat terbang pada saat kondisi kawanan mereka melakukan imigrasimaka mereka akan membentuk formasi huruf V. Wah, unik, bukan?

Baca selengkapnya :  Cara Mudah Merawat Burung Kepodang Supaya Rajin Berkicau

Untuk perkembangbiakan, burung ini biasanya bersarang pada koloni yang besar baik yang dekat dengan air atau pohon sesuai dengan habitat dan spesies. Burung ini juga memanfaatkan kantungnya untuk mengumpulkan dan mengangkut material sarang seperti ranting, bulu, dan rumput. Tahukah Anda bahwa pelikan betina bertelur dua sampai empat butir telur. Telur burung jenis ini berwarna putih kebiruan.

Burung pelikan jantan dan betina akan mengerami telur secara bergantian. Kemudian telur akan menetas dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan. Ketika telur pelikan menetas selisih satu hari dari telur pelikan lainnya maka sering menyerang yang lebih muda. Tujuannya adalah untuk mendapatkan makanan yang lebih banyak.

Biasanya, anak pelikan tidak disuapi dari kantungnya. Melainkan sebaliknya. Sang induk akan membuka mulutnya lebar-lebar agar sang anak bisa mengambil makanan yang sudah disediakan di kerongkongan sang induk. Biasanya, dalam waktu tiga tahun, burung ini akan segera menjadi dewasa.

Nah, itulah habitat asli burung pelikan beserta ciri-cirinya. Sekarang, sudah tahu, bukan?, semoga dapat menambah wawasan di dunia perburungan dan bermanfaat ya untuk teman-teman semua.